APA ITU VENTURE CAPITAL

Lima Tahap Beli Rumah untuk Investasi

1/01/2018




Liputan6.com, Jakarta Investasi properti masih terus dipercaya sebagai sektor paling strategis untuk para investor menjaga asetnya agar terus berkembang. Dengan permintaan yang tinggi dan persediaan yang terbatas, harga jual bisa terus melonjak dalam waktu yang relatif singkat.

Tak heran banyak orang yang berencana untuk menjual rumahnya dalam jangka waktu panjang. Tak cukup sampai disitu, bisnis sewa properti juga menjadi bidikan oleh para investor.

Sayangnya, banyak pemilik rumah sewa yang kurang memahami cara untuk mendapatkan return-of-investment atau balik modal dalam waktu cepat. Cermati tujuh tips dari Rumah.com sebelum Anda siap membeli properti untuk disewakan.

Baca juga: Memahami Definisi Capital Gain dan ROI
  1. Pilih Lokasi yang Prospektif
Istilah prospektif bukan tak harus selalu identik dengan kisaran harga sangat mahal ataupun sangat murah. Biasanya hal ini lebih identik dengan daerah dimana banyak orang yang tertarik untuk bertempat tinggal di sana dengan berbagai macam alasan.

Carilah lokasi yang memiliki daya tarik yang spesial, ataupun dekat dengan transportasi umum seperti commuter line, sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan. Anda harus mencocokkan bujet yang dimiliki dengan daerah yang sedang dicari banyak orang untuk bertempat tinggal.

Beberapa perumahan yang menawarkan jarak singkat dengan stasiun KRL diantaranya Kebun Raya ResidenceSerpong Suradita Residence, dan Cipayung Royal Residence.
  1. Pertimbangkan Lokasi di Luar Area Tempat Tinggal
Kebanyakan investor mencari properti yang lokasinya berdekatan dengan tempat tinggal. Sayangnya, tidak semua lokasi yang dekat tempat tinggal adalah tempat yang prospektif.

Coba lirik area yang lebih luas dari tempat tinggal Anda, cara ini juga akan memberi nilai yang lebih aman untuk aset investasi.
1 dari 2 halaman

3. Lakukan Riset Pasar

Jika Anda berencana membeli properti untuk disewakan, pahami dulu tren pasar yang sedang berlangsung. Buka mata Anda lebih lebar, pahami potensi keuntungan dan kerugian dengan banyak berkonsultasi dengan para ahli maupun menyimak Rumah.com Property Index.

Semakin banyak riset yang dilakukan maka kesempatan bisnis Anda berhasil akan semakin besar. Misalnya di tahun 2015 kondisi perekonomian disusul properti sedang mengalami kelesuan, maka ini saat yang tepat untuk Anda memanfaatkan potongan harga dan promo sebanyak-banyaknya.
Biasanya di tengah kondisi pasar yang sepi pembeli, pengembang akan berupaya menarik minat konsumen.
  1. Jangan Terlalu Ambisius
Berdasarkan pengalaman para milioner properti, Anda harus memahami bahwa bisnis ini tetap membutuhkan waktu agar mencapai pendapatan tinggi setiap bulannya. Begitu pula ketika Anda hendak menentukan tarif sewa yang sesuai.

Umumnya, cara paling tepat untuk memberikan banderol harga adalah dengan berpatokan pada rental yield alias adalah pemasukan per tahun yang didapat berbanding dengan harga jual.

Contohnya rumah baru di Ciputatrental yield rata-rata adalah 5%. Maka dengan harga jual Rp500 juta, harga sewa yang pantas adalah Rp25 juta pertahun. Meski begitu, Anda bisa menambah harga sewa tersebut sedikit lebih tinggi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi rumahnya.

Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya cicilan dan perawatan rumah yang harus digabungkan dalam harga final harga sewa.
  1. Lakukan Penawaran Harga
Sebagai investor yang membeli properti untuk disewakan, Anda harus melakukan negosiasi harga seperti halnya menjadi pembeli properti pertama kali. Lakukan penawaran harga yang rendah dan jangan dengan mudah meninggikan penawaran.

Ada banyak cara untuk memahami pasar sebelum melakukan negosiasi. Perkaya pengetahuan Anda seputar prospek dan kenaikan harga di kawasan tersebut. Atau baca Kiat Jitu Menawar Harga Properti untuk mengetahui caranya lebih dalam.
  1. Pilih Menggunakan Jasa Agen Atau Tidak
Membeli sebuah properti hanyalah langkah awal. Selanjutnya Anda harus memasarkan unit rumah tersebut untuk kemudian disewakan dalam jangka waktu bulanan atau tahunan. Untuk urusan ini sebaiknya serahkan kepada agen properti.

Di halaman Cari Agen di Rumah.com, Anda dapat menjumpai agen spesialis apartemen, bangunan komersial, berdasarkan area atau khusus yang berbahasa Inggris maupun Mandarin.
Sementara untuk menjaring agen yang tepat dan punya kemauan tinggi, Anda dapat menyeleksinya dengan melontarkan beberapa pertanyaan di Tanya Agen. Tunggu jawabannya, dan cari tahu siapa yang punya keseriusan untuk menanggapi pertanyaan Anda.

Omong-omong soal Rumah, apa sudah punya rumah idaman dengan harga 30%-50% 
lebih murah dari harga pasar? Jika belum cek di sini untuk pilihan rumah idaman termurah mulai harga Rp500 jutaan di Surabaya sekitarnya CLIK : https://evokonsultan.blogspot.co.id/search/label/Properti%20Di%20Bawah%20Harga%20Pasar.?max-results=5

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

EVO GROUP BERBAGI BERSAMA ANAK YATIM