Plus Minus Investasi Rumah

4/04/2018


Liputan6.com, Jakarta Plus minus investasi rumah tentunya wajib diketahui bagi Anda yang berniat berinvestasi dengan membeli rumah tapak untuk disewakan. Ya, menyewakan rumah adalah investasi properti yang paling banyak dilakukan orang, karena dianggap cukup mudah.
Namun, jangan silau dengan potensi keuntungannya saja. Pasalnya, menyewakan rumah selain punya potensi keuntungan yang tinggi juga memiliki risiko kerugian yang harus diperhatikan. Untuk itu, simak panduan plus minus investasi rumah berikut ini.
NILAI PLUS
  • Rumah sewa memiliki tingkat permintaan (demand) yang tinggi, terutama di kawasan-kawasan yang tengah berkembang (growth center), seperti kawasan yang berdekatan dengan akses tol, trade centershopping mall, persimpangan jalan-jalan utama, terminal, dan lain-lain.
Manfaatkan juga jasa agen properti profesional yang dapat membantu transaksi pembelian properti Anda. Ada banyak pilihan mulai dari agen properti dengan spesialisasi kawasan yang memahami perkembangan hingga pergerakan harga pada area spesialisasinya, agen properti dengan spesialisasi apartemen, dan lain sebagainya.
1 dari 3 halaman

Nilai Plus

  • Anda bisa juga memilih rumah di dekat perumahan-perumahan besar. Biasanya di sekitar lokasi tersebut akan tercipta demand pusat perbelanjaan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan—yang akan menjadi pemicu permintaan rumah-rumah sewa.
  • Di sisi lain, capital gain dapat diperoleh dalam jangka panjang (lebih dari lima tahun). Biasanya, capital gain rumah sewa secara rata-rata lebih tinggi dari tanah kosong. Pasalnya, rumah sewa memiliki manfaat langsung, tidak seperti lahan kosong yang hanya memiliki manfaat tak langsung.
  • Apabila setelah lima tahun investor memutuskan untuk tidak menjualnya, sebaiknya rumah tersebut disewakan. Biasanya harga sewa per tahun (return) berkisar 5% dari harga rumah. Misalnya harga rumah Rp600 juta disewakan Rp30 juta per tahun.
  • Setahun kemudian, bila keadaan ekonomi stabil, harga sewa bisa dinaikkan sekitar 10% – 15%, tergantung pada kondisi lingkungan rumah tersebut. Jika di kawasan tersebut tidak banyak rumah yang kosong, maka kenaikan nilai sewa bisa mencapai 15% atau sekitar Rp45 juta per tahun.
2 dari 3 halaman

Nilai Minus

NILAI MINUS
  • Salah satu kekurangan investasi rumah sewa adalah jangka waktu penyewaan yang terbilang pendek, yakni hanya satu sampai dua tahun, tergantung kondisi dan lokasi rumah serta siapa penyewanya. Jika penyewanya adalah ekspatriat, biasanya rumah akan disewa dalam jangka waktu lebih panjang, antara dua hingga lima tahun.
  • Pemilik rumah juga harus benar-benar memilih penyewa yang baik. Kerap terjadi rumah yang disewakan cepat rusak ketika disewakan kepada penyewa yang kurang bertanggung jawab. Umumnya hal tersebut karena penyewa merasa rumah tersebut bukan miliknya, sehingga mereka kurang menjaga kondisi dan kualitas bangunan rumah.
Info lebih lanjut hub :
Wisnu Broto
Direktur Evo Group Investor
28 Tahun
082188064790
www.evokonsultan.com 

Omong-omong soal Berita, apa sudah punya Investasi rumah idaman untuk tabungan pensiun anda di hari tua,dengan harga 30%-50% lebih murah dari harga pasar?
Sebagai contoh Komplek Perumahan Gunung Anyar dengan nilai pasar 3 M kita beli hanya 1 M !!

Jika belum cek di sini untuk Investasi rumah idaman anda dengan harga termurah, mulai harga Rp500 jutaan di Surabaya sekitarnya CLIK :
 http://www.evokonsultan.com/2018/01/system-kerja-sama-jual-beli-properti.html

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »