Syarat Lengkap Ajukan KPR

4/01/2018


Liputan6.com, Jakarta Properti, khususnya rumah, kini memiliki nilai lebih lebih dari sekedar tempat tinggal. Selain sebagai kebutuhan primer, rumah juga dianggap sebagai aset investasi yang nilainya terus meningkat dari waktu ke waktu.
Karena harganya yang terus naik, tidak semua orang mampu membeli rumah secara tunai. Akhirnya pembiayaan dalam bentuk pinjaman atau kredit perumahan kini menjadi metode pembelian yang populer.
Fasilitas pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah pinjaman yang diberikan oleh lembaga perbankan atau lembaga keuangan sekunder (housing finance) untuk membeli rumah tinggal atau rumah investasi.
Cari rumah yang bisa di-KPR? Cari dan temukan jawabannya di sini!
Meski demikian, karena status properti pada saat pembiayaan berada di tangan peminjam, maka mereka berhak menyita properti apabila peminjam tidak sanggup melunasi atau terjadi kredit macet.
Salah satu program kerja Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang menyertakan program kredit rumah tanpa DP (uang muka nol rupiah) membuat KPR menjadi topik yang kian menarik untuk dibahas belakangan ini.
1 dari 3 halaman

Mekanisme Pembiayaan Kredit Perumahan

Dalam Kredit Perumahan, pembeli properti atau peminjam akan menyerahkan status pemilikan rumah kepada pemberi pinjaman. Setelah cicilan dilunasi beserta syarat dan ketentuan lain diselesaikan, maka status kepemilikan rumah akan kembali ke pembeli properti.
Ketika membeli rumah lewat KPR, nasabah cukup membayar persekot atau uang muka (Down Payment). Kemudian sisanya akan dilunasi oleh pihak bank.
Beberapa pengembang ada yang menawarkan promosi kredit rumah tanpa DP (uang muka) untuk menarik calon pembeli. Meski demikian, mekanisme kredit rumah tanpa DP biasanya hanya mengalihkan nominal uang muka ke dalam cicilan perbulan.
2 dari 3 halaman

Mengenal Suku Bunga dalam KPR Rumah

Jumlah cicilan KPR rumah terdiri atas utang pokok dan suku bunga. Utang pokok adalah nominal uang yang belum dilunasi nasabah ketika mengajukan pembelian rumah.
Sedangkan suku bunga (interest rates) adalah biaya jasa KPR rumah yang ditentukan oleh bank tersebut atas persetujuan Bank Indonesia.
Dalam Kredit Perumahan, dikenal dua jenis suku bunga yaitu fixed dan floating.
  • Fixed (tetap)
Dimana peminjam membayar bunga dengan nominal yang tetap selama periode yang disepakati.
  • Floating (mengambang)
Ketika persentase suku bunga berubah-ubah sesuai dengan ketetapan bank. Nilai tersebut berubah-ubah sesuai dengan pasar suku bunga. Ketika kondisi ekonomi baik maka bunga kredit rumah cenderung rendah, begitupun sebaliknya.
Sebagian besar bank di Indonesia mengombinasikan suku bunga tetap dan mengambang untuk para peminjam. Misalnya di tiga tahun pertama bunga tetap sebesar 7%.
Setelah itu bunga berubah-ubah sesuai dengan pasar sampai cicilan selesai dilunasi. Biasanya perubahan suku bunga diperbarui setiap tiga bulan sekali. Sebaiknya buatlah perbandingan dan pelajari produk KPR bank -bank yang ada untuk bisa memilih produk KPR yang paling sesuai.

Info lebih lanjut hub :
Wisnu Broto
Direktur Evo Group Investor
28 Tahun
082188064790
www.evokonsultan.com 

Omong-omong soal Berita, apa sudah punya Investasi rumah idaman untuk tabungan pensiun anda di hari tua,dengan harga 30%-50% lebih murah dari harga pasar?
Sebagai contoh Komplek Perumahan Gunung Anyar dengan nilai pasar 3 M kita beli hanya 1 M !!

Jika belum cek di sini untuk Investasi rumah idaman anda dengan harga termurah, mulai harga Rp500 jutaan di Surabaya sekitarnya CLIK :
 http://www.evokonsultan.com/2018/01/system-kerja-sama-jual-beli-properti.html

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »