APA ITU VENTURE CAPITAL

Mengenal SHM dan HGB Lebih Jauh

5/28/2018


Liputan6.com, Jakarta Perbedaan antara SHM dan HGB tentunya penting diketahui, baik bagi Anda yang berencana membeli rumah ataupun yang sudah punya rumah. Penting karena erat kaitannya dengan legalitas dan tingkatan status kepemilikannnya.

Khusus bagi Anda yang hendak membeli rumah, pastikan sebelum membeli Anda sudah mengetahui detil proyeknya melalui ulasan di Review Properti. Review persembahan Rumah.com ini menyajikan informasi lengkap mulai dari rute menuju perumahan, fasilitas sekitar, potensi lokasi, sampai detail perumahannya.
Selain memprioritaskan Review Properti, Anda juga harus cerdas mengenali status rumah yang akan dibeli. Umumnya ada dua jenis legalitas dalam kepemilikan properti yakni SHM dan HGB. Ya, legalitas dan status kepemilikan perlu mendapat perhatian serius ketika Anda hendak membeli rumah.

Jadi sebelum Anda melakukan transaksi jual beli sudah sepatutnya jika Anda terlebih dahulu mempelajari status dan kelengkapan surat yang dimiliki agar tak timbul masalah terkait legalitasnya dikemudian hari. Jangan sampai karena sudah terlanjur naksir dengan rumahnya lalu Anda lalai sehingga mengabaikan hal yang sangat krusial ini.
1 dari 3 halaman

Sertifikat Hak Guna Bangunan

Tentu saja mengetahui perbedaan antara SHM dan HGB juga penting. SHM adalah Sertifikat Hak Milik sedang HGB adalah Sertifikat Hak Guna Bangunan. Nah, agar dimasa depan Anda tak lagi keliru dan bisa memahami perbedaan antara SHM dan HGB, maka simak penjelasannya berikut ini.

HGB atau Sertifikat Hak Guna Bangunan

Properti dengan status HGB kebanyakan dikembangkan menjadi sesuatu yang bersifat komersial. Nah, biasanya developer atau pengembang menggunakan lahan berstatus HGB untuk perumahan dan apartemen yang dijualnya.
Dan sesuai namanya, HGB atau Hak Guna Bangunan adalah kewenangan yang diberikan oleh pemerintah atau suatu hak yang didapatkan untuk menggunakan lahan yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu 30 tahun dan dapat diperpanjang maksimum 20 tahun.
Mau dapat uang tunai total Rp10 juta untuk lima orang pemenang? Ikuti Survey Rumah.com Property Affordability Sentiment Index 2018 di sini!

Survey ini bertujuan untuk mengetahui respon konsumen properti terhadap kondisi pasar properti saat ini, yang hasilnya akan berguna bagi para pelaku pasar properti, baik konsumen, penjual, maupun pembuat peraturan.
2 dari 3 halaman

Sertifikat Hak Milik

SHM adalah jenjang sertifikat hak atas sebuah tanah yang kastanya paling tinggi atau terkuat. Terkuat karena SHM adalah jenis sertifikat yang pemegangnya memiliki kekuasaan penuh sebagai pemilik dari suatu lahan dengan luas tertentu yang tercantum dalam surat dengan waktu yang tidak terbatas.
Dengan demikian, pemegang sertifikat yang tercantum dalam surat menjadi pemilik seutuhnya tanpa adanya campur tangan dan kemungkinan kepemilikan bagi pihak lain.

Perlu diketahui, bahwa hak kepemilikan tanah yang bisa dibiayai dengan KPR hanya ada dua jenis, yaitu Hak Milik (pembuktian SHM) dan Hak Guna Bangunan (HGB). Jadi pastikan Anda membeli rumah dengan salah satu diantara keduanya

Info lebih lanjut hub :

    Wisnu Broto
    Direktur Evo Group Investor
    28 Tahun
    www.evokonsultan.com 


    Omong-omong soal Berita, apa sudah punya Investasi rumah idaman untuk tabungan pensiun anda di hari tua,dengan harga 30%-50% lebih murah dari harga pasar?
    Sebagai contoh Komplek Perumahan Gunung Anyar dengan nilai pasar 3 M kita beli hanya 1 M !!  "EVO AKAN MEMBERIKAN KOMISI BROKER 3% - 5%

    Jika belum, cek di sini Pusat Jual Beli Rumah 50% Dibawah Harga Pasar Berkualias Dan Terpercaya, mulai harga Rp500 jutaan di Surabaya sekitarnya.


    CLIK >>>>  www.evokonsultan.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

EVO GROUP BERBAGI BERSAMA ANAK YATIM