Masyarakat Menengah Atas Lebih Pilih Bayar Tunai Beli Rumah Ketimbang KPR

2/13/2019


Hai, Smart People

Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Lukas Bong menyebut, masyarakat menengah ke atas masih belum tertarik membeli properti melalui skema kredit pemilikan rumah (KPR) perbankan.

Dia menuturkan, kebanyakan masyarakat menengah atas memilih menggunakan kas atau bayar tunai dibanding lewat KPR.

"Yang menarik ternyata cukup banyak yang bayar cash di developer, tidak melalui instrumen perbankan, KPR atau KPA (Kredit Pemilikan Apartemen). Terutama yang cash itu untuk kelas menengah atas," kata Lukas dalam diskusi property outlook 2019, di Jakarta, Kamis (24/1/2019)

Lukas menyebut, dalam laporan salah satu bank swasta besar di Indonesia, hingga kuartal III 2018 ada sekitar Rp 550 triliun transaksi pembelian properti. Dari jumlah tersebut 10 sampai 15 persennya masih melalui agen properti. 

Menurut dia, hal ini menunjukkan sebetulnya masyarakat memiliki dana untuk membeli properti tapi lebih selektif untuk memutuskan pembelian. Misalnya saja, untuk masyarakat berpenghasilan rendah kebanyakan justru memilih jalur KPR.

Di samping itu, untuk investor properti, kebanyakan justru memilih waktu yang tepat untuk membeli. Investopr mencermati peluang untuk membeli saat harga dikoreksi oleh pengembang. 
"Misalnya ada yang beli Rp 5 miliar kemudian jual ke Pasar 10 miliar, dilepas ke market tidak laku, potong Rp 2 miliar jadi 8 miliar, baru dibeli. Jadi pada wait and see, investor nunggu harga sampai terkoreksi baru beli," kata Lukas.

Lukas menambahkan, properti saat ini masih menjadi kebutuhan primer. Hal itu terlihat dari peningkatan transaksi pembelian properti yang cukup signifikan. Properti juga dinilai masih cukup baik untuk dijadikan sebagai investasi. 

"Properti itu instrumen yang menarik untuk investasi, kalau harga dikoreksi 20-30 persen saja itu pasti dibeli," pungkasnya.


Oh ya, ngomong-ngomong soal cinta, Anda pasti tahu kan kalau bulan Februari identik dengan kasih sayang. Nah di hari kasih sayang nanti saya mau memberikan sesuatu informasi yang spesial nih.


Jadi di hari spesial ini EVO GROUP sekarang memiliki program :

1. Sekarang EVO sudah  mengalami kemajuan di dunia Digital Marketing di devisi properti, karena kedepan semua orang sudah tidak perlu cek lokasi panas-panas atau kehujanan, tinggal click di HP anda sudah muncul VIDEO 3D 360 / VR yang terus kami kembangkan.

2. Sekarang nilai saham perusahaan EVO sudah bertambah mahal, yang berawal di tahun 2018 dengan 25% saham EVO GROUP senilai 1 MILYAR, terus bertumbuh di awal bulan Januari sudah senilai 5 MILYAR / 25%.

3. Terakhir, EVO GROUP sudah mengantongi kontrak jangka panjang / MOU bersama beberapa Bank Swasta atau nasional, untuk mengembangkan program perumahan bersubsidi pemerintah, yang di dukung oleh Pak Jokowi.



—————————————————————————————
SUBSCRIBE TO MY CHANNEL : https://www.youtube.com/channel/UC1Cp4MIGZ54WJxln3WdFrgg?view_as=subscriber

Social Media:
Instagram Wisnu : https://www.instagram.com/wisnu_broto89/?hl=id
Facebook Wisnu : https://www.facebook.com/wbroto3

EVO GROUP OFFICIAL : http://www.evokonsultan.com/

APP ANDROID / IOS MARKET PLEACE : 
Rumah Murah Evo : http://www.rumahmurahevo.com/
Griyamu.com : http://gwww.griyamu.com/

EVO IG : https://www.instagram.com/propertyevo/?hl=id
@propertyevo


Business/Endorse:
Email: evoconsultant.adm@gmail.com
Whats app:  0821-880-64-790

LOCATION GOOGLE MAP :EVO KONSULTAN PROPERTY DAN PERBANKAN
Penerima : Divindia / Hendra (WisnuBroto)

Kantor Pusat
Gedung East Square Lt 1, JL. Pemuda No 65, Jakarta
Kantor Cabang
Alamat : JL. Kertomenanggal 3 No 18, Surabaya. Jawa Timur

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »