Rumah Anda Bukan Aset! Terus Mau Investasi Kemana?

6/15/2019

Pada tahun 2008, sekitar sepuluh juta  pemilik rumah mendapati, secara langsung, bahwa rumah mereka ternyata bukan aset ketika pasar real estat ambruk dan hipotek properti lebih besar daripada nilai daripada niali jual kembali rumah.

McMansions, yang pernah menjadi kebanggan generasi Baby Boom, kini menjadi momok real estat. Anak-anak dan cucu-cucu Generasi Baby Boom, kaum millenial, tidak sanggup membiayai "aset terbesar" kakek dan nenek mereka-dan mereka jiga tidak menginginkannya.

Seiring naiknya pajak real estat, harga McMansions akan terus turun. Kecil dan efisien akan lebih baik daripada besar dan menjengkelkan, bila menyangkut perumahan. Dan harga rumah terkait dengan pekerjaan. Robot tidak butuh rumah, Robot tinggal dikantor.

Mata Kuliah Ekonomi Bukanlah Pendidikan Keuangan
Akademis tertentu, dalam rangka membela diri terhadap kenyataan bahwa pendidikan keuangan mereka minim, kerap berdalih, "Saya kuliah ekonomi" Atau "Sekolah saya memiliki program ekonomi yang bagus." Beberapa akademisi yang suka mencatut nama akan menyebutkan beberapa ekonom terkenal seperti John Maynard Keynes, Milton Friedman, Ludwing von Mises, atau Frederich Hayek. Teori para ekonom ini boleh jadi berlaku lima puluh tahun lalu, tapi hari ini teori mereka bocor dan waduknya sebentar lagi akan meledak.

Filsuf Ekonomi
Daripada ekono akademis, saya lebih suka mendengarkan dua filsuf ekonomi berpengaruh; Karl Marx penulis The Communist Manifesto, dan Ayn Rand, penulis Atlas sbrugged.

Banyak mengira Properti adalah aset mereka, padahal seriap tahunnya pajak terus naik tinggi yang mengakibatkan rumah yang mereka miliki sulit dijual, dan apa yang terjadi?? Mereka salah berinvestasi.

Sedangkan banyak orang kehilangan pekerjaan karena robot ternyata lebih murah dipekerjakan, karena tidak butuh rumah untuk beristirahat. Terus apa yang harus kita ajarkan kepada anak cucu kita dimasa depan.

Kuncinya adalah membeli rumah yang kamu bisa hitung nilai amannya berapa untuk di transaksikan, dan itu butuh jam terbang tinggi!

Sebagai contoh saya membeli properti dengan nilai pasaran setempat senilai Rp 1.000.000.000 dan kami berhasi negosiasi transaksi hanya Rp 500.000.000 bersih tanpa membayar pajak dan biaya notaris. Semua itu butuh jam terbang tinggi dan memiliki skill negosiasi yang handal, tapi hari ini saya akan berbagi ilmu gratis kepada anda. Agar cerdas memilih Investasi yang tepat untuk anda.

Wisnu Broto
Manager Investasi Surabaya
082188064790

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »